Kemunculan Spanduk " Hormati orang yang tidak berpuasa" yang penuh kontroversi

Entah sengaja atau tidak sengaja tetapi spanduk ucapan Ramadhan ini begitu aneh karena tidak seperti pada umumnya. Keanehan spanduk ini Sangat jelas karena terpampang tulisan "Hormati orang yang tidak berpuasa"  dan di atasnya bertuliskan "Untuk kualitas puasa  yang super". Padahal Spanduk Ramadhan selama ini berisi ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa dan sejenisnya.
Spanduk " Hormati orang yang tidak berpuasa"
Kemunculan spanduk kontroversi ini jelas menuai berbagai kecaman karena dianggap melukai umat islam. Siapa yang paling bertanggung jawab terhadap munculnya spanduk ini tidak jelas tetapi bisa disinyalir adalah oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang hanya mencari sensasi ditengah hiruk-pikuknya masalah toleransi antar umat beragama selama ini.

Baca juga : Nah lho. Pertamina ngaku rugi padahal kantongi keuntungan 3,19 T sisa dana subsidi

Foto spanduk yang mencantumkan logo NU dan Kepolisian ini pertama kali diposting oleh fanpage NU Garis Lurus selanjutnya di repost piyunganonline,  perlu diketahui NU Garis lurus  selama ini sangat tegas menolak aliran liberal Islam khususnya di tubuh Nu.

"Spanduk Yang Memalukan..," tulis fanpage NU Garis Lurus yang mengupload foto spanduk ini di fpnya. Jumat (10/6/2016)..


Baca juga : MIRIS...!!! Acara jelang saur di TVRI disusupi simbol salib.


Sampai berita ini diposting sudah ada 1.2 ribu lebih komentar dan sudah di bagikan sebanyak 1.184 kali oleh para netizen. ( cek fanspage Nu Garis lurus ).

Dibawah Ini beberapa tanggapan dan respon pro kontra dari beberapa netizen terkait spanduk paling aneh di bulan Ramadhan tahun ini.

Baca juga Fakta Dibalik penetapan Denpasar menjadi Kota paling Islami

Ridjaloedin Saddam-Husein El-Zalarie 
Super sekali... Sangat bijak..
Besok bakalan ada lagi Slogan
"HORMATI ORANG YANG MAKSIAT"
" HORMATI ORANG YANG KORUPSI"
"HORMATI ANAK PEMERKOSA IBUNYA"
"HORMATI PEMABUK YANG BERULAH DI MASJID"

Nizam Azhar 

Kenapa sekarang model cara berpikir di balik. Yg puasa yg menghormati mereka yg tdk berpuasa, pemerintah diminta maaf pada PKI, kita disuruh terima LGBT, lbh baij kafir tapi baik daripada Muslim tapi korup?! Apakah ini fenomena Dajjal admin?! Atau memang tlh datang prediksi Rasul tentang zaman para pengkhianat memimpin negeri dan justru yg amanah disingkirkan?!

Irfan Ardianto 

Umat minoritas bisa beribadah dg bebas itu sebuah penghormatan yg luar biasa dari umat mayoritas. Jadi yg mayoritas gak perlu diajari lagi masalah itu. Sekarang perhatikan adakah sejarah dimana logika spanduk itu dipakai di Bali. Misal waktu Nyepi ada spanduk, bunyinya umat Hindu disuruh menghormati umat lain yg tidak merayakan nyepi...?

DigiTshop 

HORMATI PSK , MEREKA JUGA MENCARI NAFKAH. UNTUK KUALITAS SYAHWAT YANG SUPER,

Baca juga : Ramadhan ini Di Kota padang ada 7 pasangan mesum digrebek aparat.


Echo SuRockboyo 

Umat islam ini adalah umat yang paling toleran?? Apa yg kurang coba?? Umat agama lain bisa bebas beribadah....bisa bebas hidup ditanah mayoritas islam!! Bahkan kuil2 gereja malah dibiarkan brdiri?? Umat agama lain mana ada yg toleran sperti islam??? Coba kita tengok ke bali?? Mana ada spanduk dari hindu yg bertuliskan "hormati orang yg berpuasa"??? Ada gk kira2......wahai kalian para pembenci islam???

Dedi Supriatna 

Yg ide pasang sepanduk ini mulim atau bukan ya?,puasa ini perintah allah,negara kita ini mayoritas muslim,kalaupun tdk puasa harusnya menghargai bulan puasa yg perintahnya muslim wajib puasa,bukan kebalik jadi yg puasa hrs tolaransi ke yg tdk puasa,sepanduk itu cocok dipasang di negara negara yg muslimnya minoritas,.

Baca juga : Purwakarta bertebaran  Baner nyleneh di bulan Ramadhan  ini


Fajar Ibn Muhammad Karim 

Spanduknya kebalik tuuh...
Bukannya yg minoritas yg harus menghargai Mayoritas yaa....
Tpi kalo ada di depan kita orang merokok dn minum air putih dingin disiang hari..apakah kita akan membiarkan dgn wujud kita betoleran dgn Non-i yg ngak puasa..? bknnya kebalik yaa broo....!!


Baca juga : Kalau melarang sweping harusnya tempat maksiat juga ditutup total


Renny Adilla

Kok terbalik,,indonesia skr tak ada yg namanya toleransi beragama,,katanya negara berdasar PANCASILA ,,tapi mengapa nilai nilai ,isi dari pancasila itu tdk dipahami dan dijlnkan,,
Coba tengok negara negara luar sana banyak non muslim yg ikut berpuasa jg(turki),rasa toleransi tinggi diluar sana.
Jualan kan bisa digeser jam buka warungnya,,


Baca juga : Agenda terselubung dibalik Blow up Kasus Ibu Saenih

Sementara Imam besar FPI Menyikapi ucapan dengan logika terbalik semacam itu, Habib Rizieq Syihab menuliskan beberapa logika yang ia sebut muncul dari kaum yang tidak berpegang teguh terhadap agama atau biasa disebut zindiq.
Logika tersebut ia tulis untuk menyindir keadaan saat ini yang malah terbalik dari kebenaran, yaitu antara lain:
Pertama, hormatilah orang yang tidak shalat, sehingga adzan di masjid jangan keras-keras.
Kedua, hormatilah para peminum khomer dan pemain judi, sehingga khomer dan judi tidak boleh dilarang.

Ketiga, hormatilah para penzina, sehingga perlu disediakan apartemen zina agar praktek zina aman dan nyaman.
Keempat, hormatilah orang yang tidak puasa, sehingga biarkan warung dan restoran buka 24 jam di bulan Ramadhan.

Dan yang kelima, hormatilah para koruptor, sehingga KPK harus menjadi "Komisi Perlindungan Korupsi".
"Na'uudzu billaahi min dzaalik," tandas Habib Rizieq.

Tidak ada komentar

Copyright © . Lemahireng Info All Right Reserved -
Diberdayakan oleh Blogger.